POKJAWAS KEMENAG KAB. LAMONGAN

Tempat Berita dan Aspirasi Pengawas Lamongan

SKB 5 Menteri Sisihkan Sekolah Swasta

Tinggalkan komentar

TRIBUNNEWS.COM, GARUT – Ketentuan Surat Keputusan Bersama (SKB) Lima Menteri yang mengharuskan guru bersertifikasi dalam memenuhi ketentuan mengajar 24 jam per minggu hanya di satu sekolah dan itu pun sekolah negeri adalah langkah yang secara tidak langsung telah memarginalkan sekolah swasta.

Prof Dr H Suherli Kusmana MPd, Guru Besar Pendidikan dan Rektor Universitas Galuh (Unigal) Ciamis mengatakan, padahal pendidikan di negara ini tidak hanya bertumpu pada sekolah negeri, tetapi juga disangga oleh sekolah swasta. Sekolah swasta juga telah turut serta memenuhi kewajiban mencerdaskan bangsa.

“Selain akan memarginalkan sekolah swasta, semangat SKB 5 Menteri tersebut juga tidak sejalan dengan semangat urun rembuk pengelolaan pendidikan nasional yang digelar Kemendikbud awal Maret lalu,” kata Suherli.

Dalam urun rembuk tersebut, semangat yang menonjol adalah semangat efisiensi, efektivitas, keberhasilan, dan kebersamaan.

Untuk memenuhi kewajiban mengajar 24 jam per minggu, seorang guru PNS yang sudah bersertifikat bisa saja mengajar di sekolah lain, termasuk di sekolah swasta. Bahkan kalau perlu mengajar mata pelajaran lain.

Misalnya seorang guru kimia bisa saja mengajar fisika di sekolah lain. Untuk memenuhi kewajiban mengajar 24 jam per minggu, tidak harus terpaku melulu di satu sekolah dan itu pun sekolah negeri. Kalau ini tetap dipertahankan, sekolah swasta makin termarginalkan.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s